suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

Aceh Utara – suararakyat.online

Keusyik desa Mamplam kecamatan Nibong kabupaten Aceh Utara di duga gelapkan ratusan uang milik desa, uang tersebut berasal dari iuran sewa lahan milik desa yang di sewa oleh PT Pema Global Energi (PGE).

Warga desa Mamplam kecamatan Nibong tidak terima atas prilaku keusyik yang di duga selama ini memakai uang itu untuk kepentingan pribadi dan tidak ada pertanggung jawaban sama sekali.

Pada media ini masyarakat mengatakan mereka sudah pernah beberapa kali meminta keusyik untuk menjelaskan terkait uang tersebut Tapi pak keusyik nya tidak mau menggubris dan tidak menganggap permintaan masyarakat.

Atas desakan masyarakat desa Mamplam akhirnya pada tanggal 12 Juni Tuha Peut (BPD) mengadakan rapat untuk menanyakan kepada keusyik terkait kejelasan uang tersebut, tapi keusyik sendiri tidak berani hadir ke tempat rapat sehingga warga berbondong-bondong mendatangi kediaman keusyik dan keusyik pun tidak ada di kediaman nya.

Tidak hanya itu saja keusyik desa Mamplam Junaidi juga di duga melakukan pekerjaan proyek fiktif pada tahun anggaran 2023, yang mana proyek pembangunan saluran irigasi di desa tersebut tidak dikerjakannya karena di desa tersebut ada proyek aspirasi dewan sehingga pak keusyik melakukan kamuplasekan proyek tersebut seolah-olah adalah proyek dari dana desa, dan di duga keusyik juga membagi-bagikan uang tutup mulut ke pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.

Saat awak media konfirmasi gecik deaa mamplam Aceh Utara junedi melalui hp seluler mengakui ada uang sepuluh juta tutur nya.

Hsb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *