suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

Aceh Timur – SUARARAKYAT.ONLINE

Keluarga Korban Konflik yang ada di Aceh Timur dihebohkan dengan statement koordinator Transparansi Tender Indonesia (TTI) yaitu Nasrudin Bahar yang mengatakan ada pengadaan bibit ikan kakap dan pakan fiktif yang mencapai anggaran 15 Miliar untuk eks Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) namun fakta yang terjadi tidak seperti yang disampaikan oleh koordinator TTI.

Salah satu korban konflik yaitu Razali melihat saat ini kasus tersebut belum didapatkan adanya penggelapan anggaran bahkan 9 kelompok yang disampaikan juga tidak menerima bantuan yang seperti disampaikan oleh koordinator TTI tersebut.

“Saya melihat kasus ini seperti tidak ada ujungnya dan tidak adanya kejelasan dari statement koordinator TTI tersebut” ucap Nyakli

Ia juga menambahkan koordinator TTI tersebut harus bertanggung jawab atas statement yang disampaikan ke media karena hal itu membuat keluarga korban konflik merasa kecewa.

” Koordinator TTI tersebut harus bertanggung jawab atas statement nya di media, mengingat hal itu sangat membuat masyarakat sangat kecewa” tutup nya

Umar”adik dari Saiful bin Usman menyesal juga geram terhadap pemberitaan di beberapa media cetak/online yang menyatakan ada bantuan untuk mantan kombatan GAM dan Korba komplik Aceh, yang telah di kucurkan sebanyak 15M Kepada 9 kelompok penerima yang ada di kabupaten Aceh Timur,jika memang bantuan tersebut ada tidak mukin kami dari keluarga Korba komplik tidak menerima bantuan tersebut yang jumlahnya pantastik” saya sudah hampir 22 tahun Abang kandung saya yang telah menjadi Korban keganasan operasi militer Aceh kala Aceh memberontak akibat tidak adil nya pemerintah pusat terhadap Aceh kami sekeluarga tidak pernah mendapatkan bantuan sepeserpun yang namanya BRA (Badan reintegrasi Aceh) ucap umar yang akrab di sapa Ateng (adik kandung pon beulideng ex kombata gerakan Aceh merdeka Sagoe meuh ijoe idi cut darul aman kabupaten Aceh Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *