suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

suararakyat.online | LABUHANBATU

Langkah hukum berupa somasi yang pertama sudah dilakukan Ani Br Sinaga Ahli Waris dari Almarhum Suwedi nasabah Bank BTPN Cabang Aek Nabara.

Almarhum Suwedi yang terdaftar menjadi nasabah Bank BTPN Cabang Aek Nabara, dan melalui kantor Kantor Hukum Beriman Panjaitan., S.H. MH & Partners untuk Lakukan upaya hukum Terkait Klaim Asuransi Jiwa Almarhum Suaminya.

Almarhum yang menjadi nasabah dengan nilai pinjaman pokok Rp.200.000.000 ( Dua Ratus Juta Rupiah) dan sisa pinjaman Rp.64.467.068 ( Enam Puluh Empat Juta Empat Ratus Enam Puluh Tujuh Ribu enam delapan ribu Rupiah ), ungkap Ani Sinaga kepada media ( Sabtu,27/04/2024) via whatssApp.

Ani mengungkapkan hal ini dilakukan setelah memberi Kuasa Khusus pada tanggal 19 Januari 2024, dengan harapan agar Pimpinan Bank BTPN Cabang Aek Nabara Segera memberikan Penjelasan dan pertanggung jawaban sehubungan dengan yang punya pinjaman di Bank BTPN Cabang Aek Nabara.

Almarhum sudah meninggal Dunia Dirumah sesuai dengan surat kematian dari Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Bilah Hilir dengan nomor 472/723/SDM/XII/2023, Pada Tanggal 9 Desember 2023 Hari Sabtu pukul 5.30 Wib dikarenakan Sakit.

Kuasa hukum ahli waris beriman panjaitan mengatakan upaya somasi ini dilakukan agar istri ahli waris mendapatkan apa yang menjadi hak dan kewajibannya dari pihak bank BTPN Cabang Aek Nabara.

Dan mau memberikan keterangan tentang klaim Asuransi Jiwa dan pelunasan sisa hutang almarhum Suwedi, dan apabila pihak pimpinan BTPN Cabang Aek Nabara tidak mau mempertanggung jawabkan tentang klaim Asuransi Jiwa dan pelunasan sisa hutang sisa hutang almarhum Suwedi ,maka kami akan mengambil langkah hukum di Kepolisian Republik Indonesia (Polres Labuhanbatu), ujarnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *