suararakyat.online

Bagikan Artikel

Lapor “Kajari melalui Kasi pitsus,kapolres kasat reskrim Bagus melalui Juper,irbansus Melalui Inspektorat Kades SABDA JAYANI Dugaan Fiktip ADD Dalam Kepemimpinan nya

suararakyat.online ||Kuta Cane Agara

kamis 11 April 2024,Sehubungan dengan ada nya laporan dari masyarakat desa lawe polak,melalui WhatsApp Dengan Awak media jam 16:44 wib berinisial (elk),bahwa gaji dari imam desa itu di ambil alih oleh kepala desa sendiri,dengan mengatas namakan jon sebagai imam tapi tidak pernah menerima gaji,Dugaan pasal berlapis terjadi berdasar Kepala desa Sabda jayani,meniru tanda tangan imam dan mengambil alih gaji imam tersebut,kepada kapolres Aceh tenggara Doni mengarah kepada anggota melalui juper supaya mediasikan dan menindak lanjuti perbuatan,kepala desa lawe polak SABDA JAYANI,menurut keterangan laporan dari masyarakat nya (elk), prihal dengan alenia kedua ditempat kebersamaan di desa tersebut, Dugaan kepala desa lawe polak korupsi ADD selama massa jabatan nya,menurut keterangan laporan dari masyararakat.

Menurut keterangan masyarakat desa lawe polak berinisil elk/IRW kepada awak media suararakyat.online melalui kontak hp jam 14.36 wib dan rekaman nya”bahwa Imam desa lawe polak tersebut Almarhum lebih dari setengah tahun Di sisi lain terangkan juga bahwa maszid yang ada di lawe sumur itu meliputi 4 iman desa di karenakan lawe sumur itu mempunyai pemecahan kepala desa dan hanya satu maszid,dalam bersamaan ketika awak media menanyakan tentang penerima Dana BLT dia tidak tahu dengan alasan kepala desa tidak menempelkan data penerima BLT tersebut kronologi nya berapa jumlah di terima uang dana BLT pun dia tidak tahu,yang aneh lagi ketika awak media menanyakan tentang papan APBDes Desa lawe polak di juga tidak tahu dan menerangkan ke awak media bahwa papan ABDes 204 desa lawe polak tersebut belum di paparkan atau di pasangan (di publikasi) “kata nara sumber (elk/IRW)

lalu ditambahkannya lagi selama di bulan puasa 1445 hijriyah,kami dari warga desa lawe polak menerima uang dari kades :RP 433 000 pungkasnya dan dia tidak tahu bahwa itu uang apa yang di berikan kepada desa tersebut kepada masyarakat di tempat desa lawe polak,kemudian dia juga menerangkan apa-apa saja yang di kerjakan untuk APBdes 2022,2023,Dan 2024 dia juga tidak tahu kata nya melalui kontak hp dengan awak media suararakyat.online di tempat yang sama itu kata nara sumber berinisial Elk/IRW

Keterangan sudah saya dengar dari pengulu Sabda jayani tadi malam jam 19.07 kamis 11 April 2024 tentang gaji imam tersebut,pengulu desa lawe polak menerangkan bahwa “gaji iman yang dahulu telah meninggal dunia sudah di ambil oleh nya:gaji 3 bulan,tanpa memberitahu,terhadap warga imam yang di tinggal di dunia, Dan di gunakan untuk kebutuhan nya pribadi dengan alasan menyumbangkan nya ke anak yatim piatu,kepada kapolres agara supaya menindak lanjuti perbuatan pengulu tersebut karena itu bukan wewenang nya,di alenia yang lain halaman yang sama pengulu kute lawe polak begitu berani mengambil kebijakan tentang pengelolaan dana atau gaji di ambil alih oleh nya,konon lagi tentang ADD 2022,2023 Dan 2024 di desa tersebut,kata keterangan nara sumber yang tak mau di sebut nama nya di media suararakyat.online ini itu sudah pasti banyak yang tidak tepat sasaran di setiap intem nya kata nara sumber tersebut

Tidak mau di sebut nama nya,bahwa kepala desa Lawe polak SABDA JAYANI tidak pernah mengadakan kumpul bersama tentang pembahasan, dana desa yang lebih di utamakan, setelah musdus dan musrembang desa di lakukan”, pungkas nya,Ketika awak media datang kedesa tersebut,dan menanyakan tentang Data nama penerima BLT dengan masyarakat,masyarakat tidak tahu dan APBdes nya tidak di papar di tempat umum, Dugaan dana desa itu seolah-olah milik nya pribadi pungkas masyarakat tersebut.
Menurut keterangan awak media suararakyat.online bahwa kepala desa lawe polak SABDA JAYANI perlu binaan dan bimbingan ketika tidak bisa di bina maka di binasakan(penjarakan).

peliput : MHD SABRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *