suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

Suararakyat.online – Labuhanbatu

Cara sistem penyampaian yang cepat di era sosial media, “dikutip dari YouTube, belum lama ini yaitu, empat bulan yang lalu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, melakukan rapat terbatas tentang penanganan pemberantasan kasus narkoba di negara kita. Diminta agar melakukan penegakan hukum yang tegas sehingga bagi pengedar narkoba untuk efek jera.

Kemudian KAPOLRI jenderal Listyo Sigit Prabowo mengintruksikan kepada jajarannya dari mulai POLDA, POLRES sampai tingkat bawah untuk melakukan pemberantasan dan penegakan hukum yang tegas dalam penyalahguna narkoba.

Menanggapi penyampaian yang cepat, yang “dikutip di era sosial media ini, perkumpulan Sentral Elemen Pejuang Rakyat (SEP-Rakyat) yakni sebagai pemerhati kebijakan pemerintah juga sosial kontrol pemerintahan, sungguh mengapresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasan dan penegakan hukum yang tegas terhadap penyalahguna narkoba.

Namun berbeda dengan Polsek Bilah Hilir diduga kurang tegas dalam penegakan hukum pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, demikian disampaikan oleh Perkumpulan Sentral Elemen Pejuang Rakyat pada hari senin (8/3/2024).

Sebelumnya diberitakan, bandar narkoba jenis sabu-sabu, membuat lingkungan masyarakat merasa resah. Dimana akhir – akhir ini transaksi peredaran barang haram jenis sabu kerap terjadi, seperti di Dusun Sidodadi jiran B, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Padahal peredaran narkoba dilarang oleh pemerintah, namun diduga masih dilanggar dan dijalankan oleh bandar narkoba inisial Gnda Kecil bersama dengan temannya Dni dan Andr. Sementara peredaran bisnis narkoba mungkin dilakukan untuk meraup keuntungan yang besar, tanpa ada rasa takut walaupun ada ancaman hukuman berat menantinya sesuai dengan undang undang tentang narkotika.

Bandar narkoba pandai dan licik, berbagai cara yang mereka lakukan untuk melancarkan bisnis barang haramnya, apalagi menghindari dari pantauan aparat penegak hukum (APH). Salah satunya dengan cara berpindah – pindah tempat juga sistem COD.

Tentang peredaran hal narkoba di kecamatan pangkatan tersebut disampaikan KORWIL (Kodinator Wilayah) DPP LSM TAWON kepada awak media pada hari sabtu (16/3/2024). Disebutkan, “Bukan aku saja yang buka disini bang, si Putra s yang lebih besar daripada aku, ucap Gnda kecil kepada korwil, saat investigasi dan konfirmasi di lapangan.

Harapan masyarakat kepada aparat penegak hukum melalui pemberitaan di media ini, dapat memberantas peredaran narkoba yang ada di wilayah hukum POLRES Labuhanbatu, kecamatan pangkatan juga menangkap pelaku atau bandar narkoba inisial tersebut diatas.

Dihari yang sama Kapolsek Bilah Hilir AKP Sahat M Lumban Gaol SH, saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi WhatsApp tentang peredaran narkoba di wilayah hukumnya, namun tidak dibalas dan tidak dijawab, sampai berita ini dinaikkan ke redaksi.

(RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *