suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

 

Labuhanbatu – Suararakyat.Online.

 

 

Biaya pengganti transportasi Pelantikan serentak anggota KPPS di labuhanbatu jadi perbincangan hangat terkait adanya uang transportasi pada waktu pelantikan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak menerima haknya.

Hal ini menjadi pertanyaan dan meminta KPU memberikan kejelasan di mana informasi beredar di kalangan anggota KPPS tidak menerima uang untuk pengganti transportasi pada waktu di laksanakan pelantikan.

KPU RI telah menegaskan, bahwa untuk uang transportasi sudah di distribusikan ke KPU Kabupaten / Kota madya untuk di berikan kepada anggota KPPS sebagai pengganti uang transportasi.

Seorang anggota KPPS AS , pada hari Selasa tanggal 29 Januari 2024 menuturkan, kami pada waktu pelantikan tidak ada di berikan uang transportasi , kalau snack ada , tapi tidak layak , kalau bimtek di berikan pengganti uang transportasi sebesar Rp. 150.000 bang , Paparnya

” iya kami tidak tahu ada uang transportasi untuk pelantikan bang, baru aku tahu, tak pernah di sampaikan sama kami , jadi kami tidak tahu , sama sekali , ini mau mengikuti bintek , kalau bisa di berikan, harapnya ,” MS di temui. Jurnalis

Di waktu tempat terpisah seorang anggota KPPS kecamatan Panai Hilir (Sei Berombang ) di hubungi via seluler yang tidak mau dicatut nama nya menyampaikan, untuk pelantikan tidak ada diberikan uang transportasi , tapi kami mendapatkan pada waktu Bimtek saja sebesar Rp.50.000 bang ” ungkapnya

Di temui di ruangan kerja Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Labuhan batu Minggu 28 Januari 2024 Jafar Sidik Pohan SH mengatakan, masih lagi di proses, itu anggaran besar, dan kita masih berkoordinasi dengan KPPS , karena anggota KPPS banyak, tetap kita akan bayarkan ” ungkapnya

Mirisnya Ketua KPU berdalih tentang uang transportasi masih di proses namun di daerah lain telah diberikan dan di terima anggota KPPS yang mengikuti pada pelantikan serentak, sehingga ada dugaan di salah gunakan untuk kepentingan pribadi.

Di tempat terpisah pada hari selasa tanggal 30 Januari 2024 pukul 17.00wib jurnalis mengkonfir masih kembali Ketua KPU Labuhanbatu melalui WA pribadi tentang judul berita : Di duga Uang Pengganti Transportasi /Bimtek anggota KPPS Pemilu serentak 2024 di salah gunakan , iya mengatakan melalui seluler berterimakasih atas konpirmasi nya untuk perimbangan berita ,” akhirnya seluler ketua KPU Labuhanbatu yang di hubungin jurnalis mati , ” dan jurnalis kembali menghubungi seluler nya tidak aktif ( DR .Rangkuti ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *