suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

 

 

Labuhanbatu, Suararakyat.online – Terkait Adanya Kecurangan Seleksi KPPS Pemilu 2024 Kelurahan Sei Berombang, Pelapor Adukan Oknum PPS ke KPU RI. Pengaduan atau Pelapor Riva Tuahta Damanik, warga Sei Berombang, Panai Hilir, Labuhanbatu. Melaporkan Khoiruddin, selaku Ketua PPS Sei Berombang, Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara melalui pelaporan Dumas KPU RI melalui media elektronik, Demikian ungkapnya di Rantauprapat, Selasa (02/01/24).

 

Peristiwa yang Diadukan dan/atau Dilaporkan : dugaan indikasi pungli dan dugaan kecurangan hasil seleksi KPPS 2024 Kelurahan sei berombang, Pasal yang dilanggar adalah pasal 157 ayat 1 uu no 7 tahun 2017 tentang kode etik seleksi kpps tahun 2024 kelurahan sei berombang, dengan saksi sebagai berikut, Saksi I Erna Wati Manurung Alamat Jl. Ahmad yani Lingk II Pasar Sei Berombang dan Saksi II Irma Yanti Damanik, Alamat Jl. Makwanah Lingk III Sei berombang dan Saksi III Martono Alamat Lingk V Sei berombang, katanya.

Kronologi Kejadian, Sebagaimana kita ketahui proses tahapan seleksi anggota KPPS Pada tanggal 11 s.d 20 Desember 2024 yang lalu, didalam proses seleksi anggota KPPS ini kuat dugaan adanya dilakukan pengutipan berkas- berkas yang dilakukan oleh Oknum Kepala Lingkungan dan Oknum ketua PPS Sei Berombang inisial KH untuk meminta uang untuk keperluan pendaftaran menjadi anggota KPPS, jelasnya.

Selanjutanya Riva menyampaikan, pada tanggal 31 Oktober 2023 pada saat hasil pengumuman seleksi kpps tidak sesuai persyaratan dimana persyaratannya adalah berdomisli di lokasi di tempat TPS , namun hal itu tidak dijalankan persyaratannya oleh oknum Ketua PPS Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir, Labuhanbatu KH , nama nama kpps sei berombang terpilih seperti Rohani Siahaan ,Irma Yanti Damanik , Abdul Hakim Lubis, Mhd Arifin Lubis, Zainul Irwan adanya lokasi tps tidak sesuai dengan tempat tinggal kpps

Dan dengan cara ketidak adilan dan akuntabilitas kemungkinan karena adanya dugaan kecurangan, saat saya konfirmasi langsung ke nomor WA ketua PPS Sei Berombang Kecamatan Sei Berombang Labuhanbatu beliau langsung memblokir wa saya karena adanya temuan kecurangan tersebut, ujarnya.

Pada pengumuman anggota KPPS pada TPS 06 atas nama Abdul Hakim Lubis alias Hakim dan TPS 07 atas nama Muhammad Arifin Lubis alias IPIN adalah saudara kandung, namun mereka ditempatkan dilokasi TPS yang tidak sesuai dengan tempat tinggalnya wilayah kerja KPPS dan telah melanggar regulasi penyelenggara pemilu, dimana pada surat pernyataan pada saat waktu mendaftar syaratnya adalah tidak boleh memiliki pertalian hubungan saudara atau suami/istri pada penyelenggara pemilu baik PPK, PPS maupun KPPS, paparnya.

Dan sebagaimana kita ketahui Kasus perkara Saudara Abd..Hakim Lubis alias Hakim dan Muhammad Arifin Lubis alias IPIN memiliki kasus pidana yang menimbulkan korban luka, dan telah melakukan tindak pidana penggeroyokan dimana selaku korbannya adalah Johanes Damanik dan Riva Tuahta Damanik, yang dimana proses hukum sedang berjalan di Polres Labuhanbatu, ungkapnya.

Bagaimana seseorang masih berproses penyelidikan hukum pidana di Polres Labuhanbatu , tetapi lolos menjadi anggota KPPS, jika nanti telah menjadi tersangka, apakah ini merupakan kesalahan yang fatal dan menjadi presiden buruk penyelenggara pemilu serentak 2024, khususnya di KPU Labuhanbatu,kata Riva.

Sehubungan dengan kejadian tersebut di atas, agar KPU RI memeriksa Ketua PPS Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kab.Labuhanbatu Provinsi sumut dan memutus dugaan pelanggaran Kode Etik Seleksi KPPS Tahun 2024 dikelurahan Sei Berombang, dengan Alat Bukti Pengumunan Hasil Seleksi KPPS 2024 Labuhanbatu, Formulir berkas Pendaftaran kpps, Kartu keluarga terpilih kpps sei berombang dan surat penyelidikan tindak pidana penggeroyokan kpps terpilih sei berombang, surat penyelidikan tindak pidana penggeroyokan kpps terpilih sei berombang, Keterangan para saksi saksi Pengadu, tutupnya.

Hingga berita ini di tayangkan, Oknum Ketua PPS Sei Berombang Khoiruddin dan Ketua Panwascam Panai Hilir Rusdiansyah tidak memberikan keterangan/menjawab konfirmasi atas permasalahan ini. Walaupun Konfirmasi wa sudah di baca dengan tanda checlis 2.

Penulis Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *