suararakyat.online

Bagikan Artikel

Suararakyat.online – Labuhanbatu, Pengumuman hasil penelitian administrasi calon anggota KPPS Pemilu 2024 oleh PPS telah diumumkan dan ditempel di papan pengumuman sekretariat PPS di kantor kelurahan dan Desa se Labuhanbatu sejak tanggal 23 Desember 2023.

Para pendaftar calon anggota KPPS ada yang dinyatakan lulus dan tidak Lulus penelitian administrasi dan Selanjutnya, sesuai dengan jadwal dari KPU Labuhanbatu pada tanggal 23 sampai 28 Desember 2023 adalah jadwal tanggapan dan masukan terhadap calon anggota KPPS yang dinyatakan lulus seleksi penelitian administrasi, ungkap Beriman Panjaitan,S.H,M.H kepada Media di Rantauprapat, Jumat (29/12/2023).

Lanjutnya, saat ditemui media Tinggal menunggu Pengumuman hasil seleksi yang dinyatakan lulus calon menjadi anggota KPPS pada Pemilu 2024 yang akan di gelar bulan 14 Februari 2024 akan diumumkan tanggal 29-30 Desember 2023, sesuai dengan tahapan.

Kami mengimbau kepada KPU Labuhanbatu beserta perangkatnya agar mengedepankan transparansi dalam menyampaikan hasil selesai yang sudah dilaksanakan dan pengumuman hasilnya harus dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku, saat diumumkan nantinya baik melalui website dan media sosial”, ucapnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu sebagai lembaga publik mempunyai kewajiban untuk menyampaikan informasi setiap saat, berkala juga dikecualikan. Informasi berkala diartikan sebagai keterbukaan KPU untuk selalu melayani masyarakat yang membutuhkan informasi kapanpun, jelasnya.

Sementara informasi berkala, disampaikan secara berjenjang sesuai tingkatan sedangkan informasi dikecualikan adalah hak untuk tidak mempublikasikan informasi berdasarkan aturan, paparnya.

Terkait mengecualikan informasi, mengacu pada Undang-undang (UU) Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008, lembaga publik diberikan hak menolak permohonan informasi publik apabila permohonan itu masuk kategori yang dikecualikan. Kategori yang dikecualikan tersebut disusun berdasarkan uji konsekuensi yang melibatkan para pakar, katanya.

KPU selaku lembaga publik menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat diatur dalam UU 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, UU 1 Tahun 2015 yang diubah menjadi UU 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Kepala Daerah serta PKPU Nomor 8 Tahun 2017, PKPU Nomor 10 Tahun 2018, PKPU Nomor 8 Tahun 2019 dan PKPU Nomor 14 Tahun 2020, tegasnya.

Selanjutnya, keterbukaan informasi telah menjadi prinsip dan semangat yang selalu dipegang teguh Komisi Pemilih Umum (KPU). Sebagai sebuah lembaga publik, KPU pun berupaya memberikan pelayanan cepat, transparan, akuntabel dan bermanfaat kepada masyarakat, tambahnya.

Di tengah era keterbukaan informasi sekarang ini, serta persiapan menghadapi tahapan Pemilu dan Pemilihan 2024, inovasi juga harus dilakukan KPU untuk memastikan tetap terbuka, salah satunya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk memastikan tercukupinya kebutuhan informasi kepemiluan masyarakat. “Ini komitmen kami terhadap informasi tahapan jadwal kepemiluan,” ujarnya.

Beriman menekankan jangan terjadi terulang lagi PSU (Pemungutan Suara Ulang), Dimana PSU lebih dari tiga kali di Labuhanbatu seperti Pilkada Bupati Tahun 2020 terdahulu. Mulai sekarang harus diawasi oleh pengawas semua segala tahapan yang telah ditentukan undang undang dan jangan sampai kecolongan lagi.

Beriman juga menegaskan pentingnya pemanfaatan laman (website), media sosial sebagai ruang KPU menyampaikan informasinya kepada masyarakat. Dia meyakini keterbukaan informasi yang dilakukan KPU akan membuat kepercayaan terhadap kerja-kerja penyelenggara pemilu terjaga. “Sehingga dukungan kepada penyelenggaraan pemilu lebih baik,”. (Redaksi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *