suararakyat.online

Bagikan Artikel

Karena maraknya ILEGALLOGIING atau para pencuri kayu yang tidak terkendali bahkan semakin meraja Lela sehingga banjir besar terjadi lagi di  kurung keureuto dan krung pirak Aceh Utara ,akibatnya banjir di dua sungai tersebut meluap dan sampai merendam pemukiman warga kecamatan matangkuli dan kecamatan Lhok sukun.

Diduga kuat banjir sering terjadi karena bebasnya para pencuri kayu atau penebangan liar yang kebal hukum di wilayah hutan kampung Simpur kecamatan mesidah kabupaten Bener Meriah Wan maneh (warga )

Mengatakan” kami mintak kepada Polsek Mesidah dan Polsek paya Bakong Aceh Utara setiap kali kayu curian itu kami duga melintas wilayah hukumnya untuk menindak tegas atau segera tangkap para pencuri kayu itu karena telah bayak merugikan masarakat dan tak terlepas akibat kerugian Negara ”  kata wan maneh.

Lanjut dikatakannya “saya masih terigat ketika di hari ulang tahun bayang kara, pihak Polri mengalakkan giat menanam sejuta pohon tapi anehnya kenapa pohon yang sudah hidup dan besar di tebangi oleh para pencuri kayu atau penebang liar seakan di biarkan saja ” kata wan maneh bernada geram kepada awak media ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *