suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

suararakyat.online – Agara

Dalam Acara yang digelar Kesbangpol ini hadir Pj Bupati Aceh Tenggara Tgk Syakir atau yang mewakili dan ketua pengadilan Agara atau yang mewakili ,kapolres Agara atau yang mewakili,ketua direktur UGL atau yang mewakili,Kajari atau yang mewakili Pemkab yang lain nya atau yang mewakili beserta peserta partai politik Dan Masyarakat atau yang mewakili,dan turut juga di hadiri beberapa LSM Dan wartawan atau yang mewakili,yang di paparkan langsung oleh Kaban kesbangpol.

Jadi tim sukses untuk pilihan Umum boleh saja tapi jangan ada intimidasi atau tekanan wajib memilih, yang apa yang di arah kan oleh tim sukses tersebut, berikan hak pilih yang bebas dan menurut kewarasan,cerdas dan kebijakan akan tercapai sehingga yang kita pilih itu bisa menang dan amanah,infa’kan suara pemilih kita meskipun 1 suara yang kita pilih, menjadi sedekah Jariah sehingga yang kita pilih itu dapat menjalan kan amanah.

Utusan Perguruan Tinggi ( rektor UGL) atau yang mewakili nya ,menerangkan dan memberi semangat dalam menanggapi pendidikan politik Dan mem papar kan “Pendidikan politik “jawab peserta “Demokrasi “hingga 3× untuk lebih detil supaya peserta pendidikan politik Dan Masyarakat memahami nya,penting nya kita adakan sosialisasi pendidikan politik adalah supaya masyarakat mengerti siapa yang kita pilih sebagai utusan DPRK, DPRA, DPRRI, DPD PUSAT Dan PRESIDEN Nantinya di Tahun 2024,

Pilih lah orang yang cerdas dan terinformasi sehingga dapat menjalankan segala amanah yang di titip kepada nya kemudian hari,pungkas nya”.lanjut dengan ketua BAWASLU atau perwakilan nya menerangkan ” mengawasi kegiatan kampanye dan kegiatan pemilu di 14 pebruari 2024 nantinya ,menerima laporan pemilu,dan menindak lanjuti ketika ada melakukan tindak pidana “pungkas nya”.

Pahrizal perwakilan dari Hakim Atau Ketua pengadilan tinggi di Agara menerangkan “Hukum itu sifat nya mengikat (kipsi hukum),ketika sudah di keluar kan pasal dan UU itu Pernyataan sudah mengikat kepada badan hukum yang sah,tentang tindak pidana pemilu dan tindak pidana tahapan pemilu,itu di terangkan ada 77 pasal dan UU yang sah diterangkan dan Sangsi sangsi tindak pidana pemilu bisa penjara lama :kurungan 6 bulan denda 300 ribu rupiah dan maksimal 6 Tahun,bisa di pidana penjara dan bisa di pidana denda ,tindak pidana denda dari minimal 6 juta,maksimal 1 miliar.

penindakan, penyidikan, pemilu dapat di laksanakan dengan cepat dan tepat,penyidikan tindak pidana pemilu oleh bawaslu provinsi,bawaslu kabupaten kota bawaslu kecamatan ketika ada nya laporan, maka harus di tindak lanjuti atau di adakan penyidikan oleh bawaslu,penutupan tindak pidana pemilu bisa di limpahkan ke APH Hingga ke pengadilan negeri, pungkas nya.kegiatan tersebut tepat nya ruang OPPROOM Sekdakab Agara desa titip panjang kecamatan Babussalam kabupaten Aceh Tenggara sabtu 23 Desember 2023. Menurut keterangan awak media kegiatan tersebut berjalan dengan sukses aman dan kondusif.

Nara Sumber : Pahrizal.

Peliput : MHD Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *