suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

Mandailing Natal, suararakyat.online –
Banjir yang baru saja menimpa keluarga besar pondok Pesantren Musthofawiyah Purba Baru pada rabu malam tanggal 20/12/23 akibat derasnya hujan yang mengguyur Kabupaten Mandailing Natal membuat aek singolot meluap sehingga menghanyutkan puluhan Pondok tempat tinggal para santri yang sedang menuntut ilmu di Pesantren Musthofawiyah Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi.

Sebanyak 38 (tiga puluh delapan) unit rumah pondok yang lokasinya berada dipinggiran sungai tempat selama ini para santri beristirahat sepulang dari sekolah menuntut ilmu di Pesantren ternama ini hanyut terseret derasnya arus sungai aek singolot, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

H. Erwin Efendi Lubis, SH Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal turut merasakan kesedihan atas apa yang baru saja dialami para santri, mengingat disaat mereka tengah berjuang menuntut ilmu rela jauh dari keluarga dan tinggal disebuah pondok kecil hanya demi menimba ilmu agama di Pesantren Musthofawiyah Purba Baru tiba tiba saja mereka harus kehilangan pondok tempat mereka mengurai berjuta kenangan selama ini, barang mereka mulai dari buku belajar, alat dapur yang selama ini mereka pakai untuk memasak tidak dapat diselamatkan lagi, bahkan para santri juga harus mengikhlaskan pakaian mereka hanyut terseret arus sungai bersama pondok yang selama ini mereka tempati.

Atas duka yang dirasakan para santri, H. Erwin Efendi Lubis, SH menyampaikan rasa prihatinnya terhadap musibah yang sedang terjadi

Hal itu ia sampaikan usai mendampingi Bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution saat turun meninjau lokasi puluhan pondok santri yang terseret arus sungai aek singolot, 21/12/23 sore.

“Ini jelas satu keprihatinan kita karena disitu ada anak-anak santri yang mondok dalam menuntut ilmu. Makanya kami bersama rombongan Bupati Madina langsung meninjau ke lokasi dan beliau sangat respect terhadap situasi yang terjadi,” kata Erwin Lubis.

Dia menuturkan, saat dilokasi Bupati Madina langsung memerintahkan Bagian Kesra Setdakab Madina untuk melihat kebutuhan sandang dan pangan anak-anak santri yang berada dipenampungan gedung perpustakaan Pesantren Musthafawiyah.

“Insyaallah sore ini akan terealisasi karena paling parahnya anak santri tidak bisa menyelamatkan pakaian atau barang-barangnya,” tuturnya.

Dikutip dari berita kriminalgrup.com bahwa
Ketua DPRD Madina ini juga mengungkapkan, Dari hasil koordinasi dilapangan, bantuan dari Pemprov Sumut akan segera turun.

“Pihak Pemprovsu bakal segera turun memasang dek penahan yang diterjang arus sungai tersebut. Diperkirakan 50-60 meter ada yang kena terjang arus sungai,” ungkapnya.

Erwin Lubis mengucapkan rasa belasungkawa atas musibah yang menimpa anak-anak santri saat menuntut ilmu di Ponpes Musthafawiyah.

“Rasa prihatin dan belasungkawa yang tinggi kepada anak-anak santri yang terkena musibah. Seandainya itu menimpa anak-anak kita, apa yang akan kita rasakan. Makanya tadi kami bersepakat bersama Mudir Ponpes apa yang bisa segera kita lakukan,” pungkasnya.(M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *