suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

suararakyat.online – Rantauprapat

Selaku Kuasa Hukum dari Pihak Tergugat Beriman Panjaitan, SH.MH menghadiri Sidang di Pengadilan Negeri Rantauprapat yang Menggelar sidang Dalam Perkara Perdata 13/PDT.G.S/2023/PN Rap, (Rabu,13 Desember 2023).

Dalam Perkara ini beriman memberikan Pendampingan Kepada Tergugat atas nama
NURLIANA, Umur 56 Tahun, Jenis Kelamin Perempuan, Agama Islam, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, Kewarganegaraan Indonesia, Alamat di desa Kampung Pajak, Kec. NA IX-X Kabupaten Labuhan batu, Provinsi Sumatera Utara. Dalam hal ini disebut “TERGUGAT II”.

AMRIZAL, Umur 52 Tahun, Jenis Kelamin Laki-laki, Agama Islam, Pekerjaan Karyawan, Kewarganegaraan Indonesia, Alamat di desa Kampung Pajak, Kec. NA IX-X Kabupaten Labuhan batu, Provinsi Sumatera Utara.
Dalam hal ini disebut “TERGUGAT III”,

NUR AFLINDA, Umur 48 Tahun, Jenis Kelamin Perempuan, Agama Islam, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, Kewarganegaraan Indonesia, Alamat di desa Kampung Pajak, Kec. NA IX-X Kabupaten Labuhan batu, Provinsi Sumatera Utara. Dalam hal ini disebut “TERGUGAT IV”.

Dengan ini selaku Kuasa Hukum tergugat Beriman Panjaitan sudah mengajukan JAWABAN GUGATAN TERGUGAT II, TERGUGAT III dan TERGUGAT IV pada perkara perkara perdata Nomor : 13/PDT.G.S/2023/PN Rap Yang diajukan oleh: SAHRIZAL, Kewarnegaraan Indonesia, Lahir di Kampung Pajak, Tanggal 20 April 1974 (Umur 49 Tahun), Agama Islam, Pekerjaan Petani, Beralamat di Dusun I Kota Raja, Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X. Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dalam hal ini disebut “PENGGUGAT”.

Kasus ini bermula dari Adanya Pembicaraan Antara Penggugat dan TERGUGAT II, TERGUGAT III dan TERGUGAT IV Akan dilaksanakannya Pembangunan 5 unit Ruko diatas Tanah Para Ahli Waris dengan Pembagian 4 Unit Untuk Penggugat dan 1 unit untuk para ahli waris, cetus Amrizal.”

Rencana Pembangunan Ruko itu dimulai dengan Dilakukan Perobohan Rumah Yang ada diatas Tanah tersebut, lalu mulai Penimbunan dan Pembuatan Tembok pada sebidang tanah milik Almarhum Nurlan (Orang Tua para Tergugat) dengan Sertifikat Hak Milik No: 43/Desa Kampung Pajak dengan Surat ukur sementara No: 337/1996, Tertanggal 29 Maret 1986, seluas 1.369 m2 (Seribu tiga Ratus Enam Puluh Sembilan Meter Persegi), Beralih Hak ke atas nama: TERGUGAT I, TERGUGAT II, TERGUGAT III dan TERGUGAT IV Selaku Ahli Waris yang Sah dengan dasar Surat Pernyataan Ahli Waris No: 593/413/pem/2014 yang diketahui Oleh Camat Kecamatan Na IX-X Yang terletak di Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhan Batu Utara (dahulu Kabupaten Labuhan Batu), Provinsi Sumatera Utara.

Lanjut Amrizal, lalu seiring berjalan waktu Pihak Penggugat tidak meneruskan pekerjaan yang dibicarakan kepada ahli waris, lantas malah menggugat Para ahli waris atas pekerjaan penimbunan dan pembuatan cor tembok penahan tanah atau pondasi yang tingginya lebih kurang 16 Meter dibelakang dan lebih kurang 7 Meter, Penggugat juga membuat pondasi sebanyak 5 (Lima) kapling dengan Biaya Rp.326.378.000,. (Tiga ratus Dua Puluh Enam Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh delapan Ribu Rupiah) sebagaimana Tercantum dalam Surat Perjanjian No: 904/SDS/2015 Tanggal 18 Maret 2015 antara AMRIZAL NASUTION Sebaagai Pihak Pertama dan SAHRIZAL sebagai Pihak Kedua, yang disahkan di hadapan dan oleh Harlina, SH. Notaris di Kabupaten Labuhan Batu.

Sambungnya, dengan digugatnya para ahli waris merasa binggung, karena Penggugat yang mengklaim melakukan penimbunan dan pembuatan Cor tembok penahan milik Para Tergugat atas inisiatif sendiri dan tanpa di dasari kesepakatan atau Perjanjian apapun secara mengikat dari seluruh Para Tergugat,
Kepolosan kami ahli waris malah Digugat wanprestasi, padahal pemborong yg pailit ahli waris digugat, bahkan sempat dilaporkan ke polisi dengan tuduhan Penipuan.ujarnya.

Bahkan Penggugat menyatakan “Tergugat IV meminjam Uang Tunai Hutang sebesar Rp.3.000.000.000,. ( Tiga Juta Rupiah).dan tergugat tidak mau membayarkan Kepada Penggugat dan tidak mempunyai itikad baik untuk membayar kepada Penggugat, sehingga Penggugat dirugikan, di sisi lain diatas tanah Objek Perkara juga telah didirikan bangunan oleh Para Tergugat, dan telah pula diperjual belikan kepada Pihak lain”.

Sementara itu beriman Panjaitan mengatakan dalam perkara ini Bahwa Para Tergugat menolak dengan tegas dalil-dalil Penggugat, kecuali yang kebenarannya diakui secara tegas oleh Para Tergugat, dan Bahwa Para Tergugat tidak akan menggapi dalil-dalil Penggugat yang tidak berkaitan dengan Objek Perkara.

Dan alat bukti yaitu surat Perjanjjian Nomor : 904/SDS/2015 tanggal 16 Maret 2015 antara AMRIZAL NASUTION sebagai Pihak Pertma dan SAHRIZAL sebagai Pihak Kedua, yang disahkan dihadapan dan oleh HARLIANA, SH Notaris di Kabupaten Lbuhan Batu dan bon-bon/faktur sebgai bukti pendukung” adalah tidak sah dan batal demi hukum.beber beriman.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *