suararakyat.online

Bagikan Artikel

Kotapinang,suararakyat.online– Hakordia (Hari Antikorupsi Sedunia) menjadi momen DPC Perkumpulan Penjara (Pemuda Nusantara Jawa Sumatera) untuk melaporkan Kepsek (Kepala Sekolah) SMPN 6 Torgamba ke Kejari (Kejaksaan Negeri) Labuhanbatu Selatan, Senin (11/12/2023).

DPC Penjara mengendus aroma tidak sedap dalam penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah SMP Negeri 6 Torgamba, Labuhanbatu Selatan, sehingga mendatangi Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan untuk melaporkan Kepala Sekolah terkait dugaan tindak pidana korupsi.

Terpisah Sekjen DPC Perkumpulan Penjara Hadyanto Sinaga ketika dikonfirmasi awak media membenarkan adanya laporan pengaduan dugaan penyalahgunaan dana BOS T.A 2020-2021 tersebut dengan No. 090/LB/XII/2023, ditujukan ke Kajari Labuhanbatu Selatan.pagi ini ”, ujur Hadyanto kepada awak media.

Menurutnya, pada tahun 2020 – 2021 penggunaan anggaran Dana BOS di sekolah tersebut di nilai janggal, sebab kata dia dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan diri sendiri.

Sambungnya, Ketika persoalan ini menyangkut lemahnya pengawasan, maka tidak menutup kemungkinan peristiwa yang serupa juga terjadi dilembaga-lembaga pendidikan yang lain.

Dengan adanya laporan itu, ia berharap Kepala Kejaksaan Negeri Labusel menindaklanjuti dangan lebih lanjut memprosesnya, agar hal-hal yang mengarah keranah hukum cepat mendapatkan titik terang.”pungkas Hadyanto.

(HAns)

 

 

 

 

(Team/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *