suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

 

Aceh Tenggara – suararakyat.online

– Hujan yang terus menerus  melanda Kabupaten Aceh Tenggara mengakibatkan terjadinya musibah bencana banjir bandang.

Yang menyebabkan 2 orang warga meningal dunia 8 orang luka luka dan ribuan rumah rusak berat, sedang dan ringan.

Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan kepada korban dampak bencana banjir bandang, dan Menteri Sosial juga langsung tinjau lokasi banjir untuk menyerahkan santunan kepada ahli waris korban yang meningal dunia.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara Bahagia Wati kepada awak media di Aceh Tenggara, Sabtu (2/12/2023) menjelaskan, musibah bencana banjir bandang yang terjadi pada tanggal 13 November malam yang lalu di Kecamatan Simpang Semadam yang mengakibatkan satu orang balita meninggal dunia dan 6 orang yang terluka, ratusan rumah warga rusak.

Bahagia Wati Mengungkapkan ditanggal 15 November kita telah membuat dapur umum di Desa Titi pasir setiap harinya kita memasak untuk kebutuhan 3 ribu orang perhari untuk korban dampak musibah bencana banjir bandang.

Lalu Pada tanggal 16 Desember. Kita menerima bantuan dari kemensos untuk disalurkan kepada korban dampak bencana banjir bandang. “Bantuan yang dikirim berupa makanan siap saji sebanyak 1.300 paket, makanan anak 1.000 paket, lauk pauk siap saji 300 paket, tenda gulung 100 lembar, dan tenda keluarga portable 50 unit,”kata Bahagia Wati.

Kemensos kemudian menambah jumlah bantuan dengan rincian kasur 25 paket, selimut 50 buah, family kit 31 paket, kids ware 20 paket, makanan anak 40 dus, makanan siap saji 48 dus, peralatan dapur keluarga 15 paket, tas, pakaian dan peralatan sekolah 250 paket, sembako dan sandang 100 paket, makanan anak 300 paket, dan mainan anak 100 paket. Dan semuanya telah kita salurkan kepada korban dampak banjir bandang. Jelas Bahagia Wati.

Dapur umum yang kita jadwalkan pada awalnya hanya selama 7 hari. Namun warga korban bencana banjir bandang minta tambahan 3 hari lagi lalu kita mengajukan kepada Kemensos dan alhamdullilah di setujui.

Pada tanggal 22 November kembali terjadi susulan banjir bandang wilayah Kecamatan Bukit Tusam yang mengakibatkan satu orang warga Kecamatan Bukit Tusam meningal dunia dan 2 orang luka luka serta ratusan rumah rusak. Jelas Bahagia Wati.

Kebutuhan makan masyarakat korban dampak banjir bandang menjadi 9 ribu perharinya. Dapur umum tetap berlokasi di Desa Titipasir nasi kita antar kepada korban mengunakan kendaraan satu buah mobil dan 1 unit sepeda motor.

Lalu Nasi diantar petugas kita untuk makan siang pukul 11.00 Wib. Untuk makan malam diantar pukul 16.30 Wib. Lauknya setiap hari Ayam tidak benar jika ada mengatakan lauknya inter mie. Ungkap Bahagia Wati.

Kita juga ada menyalurkan bantuan kompor dan tabung gasnya untuk 86 Kepala Keluarga yang rumahnya rusak parah. Untuk warga korban musibah bencana banjir bandang yang ada di kecamatan Semadam dan Bukit Tusam. Ujar Bahagia Wati.

Kata Bahagia Wati menjelaskan Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Tri Rismaharini Kunjungi lokasi banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (30/11/2023) tujuan pertama Mensos adalah Kute (Desa) Kampung Baru, Kute Pasar Puntung dan Kute Titipasir Kecamatan Simpang Semadam..

Mensos langsung meninjau dapur umum, guna mengecek persiapan bahan dan peralatan. Mensos juga menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia 2 orang masing masing mendapat sebanyak Rp. 15.000.000,- sedangkan korban yang luka luka sebanyak 8 orang masing masing mendapat santunan Sebesar Rp. 5.000.000,-. Ungkap Bahagia Wati.

Pada kesempatan itu Mensos juga sempat juga berbincang bincang dengan warga, Mensos juga meninjau langsung lokasi aliran sungai yang berada di tengah pemukiman warga. Melihat aliran sungai Mensos juga menyarankan agar dilakukan pengerukan lebih dalam lagi serta menyarankan agar jembatan yang berada di desa tersebut di naikan lebih tinggi agar disaat hujan turun air.tidak meluap ke pemukiman warga. Jelas Bahagia Wati.

Mensos juga menyebutkan melalui anggaran Kementerian sosial akan membantu pemerintah kabupaten Aceh Tenggara satu unit ekskavator Sesuai dengan permohonan PJ Bupati Drs Syakir. M. Si. Kita dari Dinas Sosial akan mengajukan proposal permohonan alat berat tersebut kepada Kemensos. Ucap Bahagia Wati, S.Pd.

Sedangkan untuk warga yang kehilangan rumah sebanyak 74 KK akan dibangun melalui Dinas Perkim, sedangkan alat dapur dan sebagainya akan dibantu melalui Kemensos. Bantuan yang sudah disalurkan kepada korban dampak musibah bencana banjir bandang dari Kemensos Pusat dan Provinsi Aceh. Tegas Bahagia mengakhiri keterangan.

 

Lokasi kedua, yang dikunjungi Menteri sosial yaitu Desa Rikit Bur Kecamatan Bukit Tusam, Mensos kembali menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dan korban luka-luka. “Santunan tadi ada (untuk) yang meninggal dunia ada 2, orang Satu orang Balita warga Kecamatan Simpang Semadam yang luka luka ada 6 Orang. Yang meningal dunia Satu orang lagi Warga kecamatan bukit Tusam luka luka ada 2 orang,” kata Bahagia Wati, S.Pd.

Nara sumber BAHAGIA WATI Peliput MHD.SABRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *