suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

Suararakyat.online || LABUHANBATU –

Kasus Melintangi Jalan sudah berjalan 7 bulan, dari itu Keluarga Meminta Pihak Penyidik Untuk meningkatkan Kasus ke tahap proses Hukum selanjutnya.

Dimana pihak penyidik sudah melakukan Olah TKP (Selasa,23/05/2023) Sebagai tindak lanjut dari Laporan dengan Nomor : LP/B/381/III/2023/SPK-T/RES-LABUHANBATU/POLDA SUMUT, Tanggal 20 Maret 2023. Dan Sesuai Surat perintah penyelidikan Nomor SP.LIDIK /626.a/III/Res.1.24./2023/Reskrim dan Terlapor sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai Tersangka oleh Penyidik.

 

Lanjut Sahat saat ditemui suararakyat.online mengungkapkan, awal mula kasus terjadinya dugaan tindak pidana melintangi jalan yang terjadi pada hari senin tanggal 26 Desember 2022 sekira pukul 08.00 wib di Dusun Sidomulyo kec.bilah hilir kab.labuhanbatu, ucap Sahat.

Dari itu dia meminta kepada Penyidik Agar segera Menindak lanjuti kasus ini agar Terungkap kebenaran atas perkara yang menimpa saya, pungkasnya.

Saat olah TKP Pihak penyidik pada saat itu memanggil Kadus Sidomakmur, Sahat Maruli Sinaga, Murpi Hasugian,Bornox Fransisco Sinaga, Mahadi untuk hadir di lokasi kejadian untuk dapat memberi keterangan tentang kejadian tersebut, Penutupan atau pemblokiran jalan yang dilakukan dengan sengaja dapat dikenakan Pidana Penjara.

Sesuai Pasal 192 KUHP Barang siapa dengan sengaja menghancurkan, merusak atau membuat tak dapat dipakai bangunan untuk lalu lintas umum, atau merintangi jalan umum darat atau air, atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan, itu diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun, bila perbuatan itu dapat menimbulkan bahaya bagi keamanan lalu lintas.

Kita negara Hukum, Hukum adalah panglima tertinggi di negeri ini, semua ada peraturan dan perundang-undangan, Undang-undang itu dibuat untuk kebaikan bangsa dan jika kemudian ada yang melakukan pelanggaran tentu itu melanggar hukum namanya,” pungkasnya.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *