suararakyat.online

Bagikan Artikel

 

Rantauprapat – Suararakyat

Pengadilan Negeri Rantauprapat Menggelar
Sidang perkara perdata No.31/Pdt.G.2023 yang bertempat di Ruang sidang dengan Agenda Pemeriksaan saksi dari pihak tergugat,
(Kamis, 19/10/2023).”

 

sebagai kuasa Hukum dari Syar Rizky Nurul Huda, Beriman Panjaitan, SH.MH & Partners Untuk Maju dalam gugatan yang digelar pada Pengadilan Negeri setelah diberikan kuasa kepada Mereka dengan suatu Surat Kuasa Khusus.

Dimana Kuasa Khusus yang hanya mengenai suatu kepentingan tertentu atau lebih. yang menjadi landasan Advokat untuk bertindak di depan pengadilan mewakili kepentingan pemberi kuasa bertindak sebagai prinsipal, ungkap Beriman Panjaitan.”


Lanjut Beriman, sidang hari ini kita mendengarkan keterangan dari saksi Tergugat, dimna pihak tergugat menghadirkan Saksi untuk memberi keterangan sebagai Pembuktian yang merupakan salah satu tahapan yang cukup penting dalam persidangan, dan kita menghormati semua proses persidangan yang dilakukan, semoga pada putusan nantinya dapat memberikan keputusan yg seadil-adilnya Oleh majelis Hakim yg memeriksa perkara ini.

Berdasarkan pasal 1866 KUH Perdata/pasal 164 HIR, alat bukti yang diakui dalam perkara perdata terdiri dari bukti tulisan, bukti saksi, persangkaan, pengakuan dan sumpah. Alat bukti tulisan/tertulis/surat, ditempatkan dalam urutan pertama. Hal ini bersesuaian dengan kenyataan bahwa dalam perkara perdata, surat/dokumen/akta memegang peran penting.

Meskipun suatu perkara ditangani secara e-court, tahap pembuktian ini tetap memerlukan kehadiran secara fisik dari para pihak. Definisi pembuktian merupakan proses bagaimana alat-alat bukti dipergunakan, diajukan ataupun dipertahankan dalam hukum acara yang berlaku. Adapun tujuan dari pembuktian adalah untuk mengambil putusan yang bersifat definitif, pasti, tidak meragukan, dan memiliki akibat hukum.

Saksi adalah orang yang memberikan keterangan/kesaksian di depan pengadilan mengenai apa yang mereka ketahui, lihat sendiri, dengar sendiri atau alami sendiri, yang dengan kesaksian itu akan menjadi jelas suatu perkara. Keterangan seorang saksi harus disampaikan secara lisan dan pribadi artinya tidak boleh diwakilkan kepada orang lain dan harus dikemukakan secara lisan di sidang pengadilan, beber beriman.”

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *